Minggu, 18 Maret 2012

Pengaruh Globalisasi Terhadap Perubahan Masyarakat Indonesia

A. Pendahuluan

Globalisasi menurut wikipedia ialah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.

Globalisasi bukan hal baru bagi suatu negara khususnya Indonesia, sejak beberapa tahun terakhir Globalisasi sudah berperan cukup aktif dan telah banyak merubah sikap, perilaku, dan pola berfikir masyarakat dunia. Dalam Masyarakat Indonesia sendiri sudah jelas dampak dari Globalisasi, baik bersifat negatif maupun positif.

Hampir tidak ada yang bisa dilakukan untuk menghambat arus Globalisasi ini, mengingat jika memilih menjauh  dari Globalisasi berarti harus menerima konsekuensi yang lebih buruk dari apa yang terburuk dalam Globalisasi itu sendiri. Bisa diambil contoh semisal Internet yang merupakan pemusatan utama dalam pergerakan Globalisasi, apa jadinya bila internet hanya terbatas untuk satu negara semisal Indonesia, bisa memungkinkan tidak akan ada informasi perkembangan dunia yang saat ini merupakan barometer dari tangga  kemajuan Indonesia.

B. Dampak dari Globalisasi

Globalisasi menimbulkan dampak yang cukup besar, dampak ini umumnya dibedakan menjadi dua yaitu dampak Positif dan Negarif

Dampak Positif :

1. Meningkatkan Kemakmuran Masyarakat Suatu Negara
Didalam pasar bebas, suatu negara masyarakatnya dapat makmur bila dapat memproduksi produk dengan jumlah banyak dengan target penjualan adalah negara-negara diseluruh dunia.

2. Perluasan Pasar
Suatu perusahaan dapat memperluas cakupan pasarnya terutama bila produksi untuk negara sendiri sudah terlalu besar sementara dibelahan dunia yang lain, banyak membutuhkan, kita ambil contoh perusahaan produksi Sarung di Indonesia banayak diantara perusahaan tersebut yang telah mengekspor ke berbagai negara terutama negara-negara di Afrika sebagai salahsatu tindakan dari perluasan pasar.

3. Komunikasi semakin cepat dan terhubung langsung
Ketika kita sedang melakukan panggilan video melalui perangkat komunikasi terbaru semisal tablet, kita dapat menghubungi kerabat-kerabat kita atau siapapun secara langsung yang berada jauhnya sampai ke luar negeri dengan mudah.

Dampak Negatif :

1. Pemudaran Kebudayaan Lokal
Globalisasi memberikan dampak negatif terhadap perkembangan sosial budaya masyarakat dunia. Melalui teknologi informasi dan komunikasi yang canggih masyarakat seluruh dunia dapat menikmati nilai-nilai budaya global yang dapat melunturkan nilai-nilai lokal. Lunturnya nilai lokal mengakibatkan terjadinya krisis nilai dan identitas. Orang-orang cenderung bergaya hidup individualisme, pragmatisme, hedonisme, konsumerisme. Meninggalkan semangat gotong- royong solidaritas dan kesetiakawan sosial.

2. Pola Hidup Konsumtif
Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada, jika hal semacam ini tidak terkontrol maka bukan tidak mungkin pola hidup konsumtif menjadi keniscahyaan.

3. Sikap Individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitas. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial hal inilah yang harus di perhatikan dengan seksama bagi kebanyakan orang, hal ini dapat diantisipasi dengan sering berkumpul dengan teman, diskusi di forum kampus  dan ikut organisasi yang ada disekitar lingkungan kita.

4. Gaya Hidup Kebarat-baratan
Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.

5. Kesenjangan Sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.

C. Globalisasi Terhadap Perubahan Masyarakat (Indonesia)

Sektor Budaya
Demam budaya Luar, dahulu sebelum Globalisasi itu ada. masyarakat Indonesia terutama anak muda banyak menggemari budaya sendiri semisal Gamelan, Tari Kecak, Jaipong, Tata Krama dan berbagai budaya dan kesenian lokal, kini di era Globalisasi ini kita merasakan, melihat, dan mungkin memahami perbedaan yang sangat berbanding terbalik. Boyband, Rap, Punk, Pergaulan Bebas dan berbagai macam budaya luar cukup tinggi berkembang dan ada di Indonesia, hanya segelintir saja yang masih menggemari budaya lokal, mereka itu bisa disebut pahlawan era Globalisasi.

Sektor Perekonomian Indonesia
Dalam era Bung Karno, TKI dilarang bekerja untuk suatu negara, sehingga membuat masyarakat Indonesia bekerja tetap di Indonesia, pada umumnya mereka yang tinggal di desa bekerja sebagai petani dan peternak, mereka yang di kota bekerja sebagai orang kantoran. Kini di era Globalisasi sebagian masyarakat Indonesia lebih memilih bekerja pada perusahaan di luar negeri, ada yang mengadu nasib, ada yang ingin mengembangkan karir dan banyak hal lain, alhasil pemanfaatan sumber daya alam di negeri sendiri sangat kurang.

Sektor Lingkungan
Sektor Lingkungan juga dipengaruhi Globalisasi, salah satunya isu Global Warming (Pemanasan Global) hal ini juga membuat perubahan terhadap masyarakat, masyarakat yang berada di negara berkembang seperti Indonesia umumnya menekan dan mengecam negara-negara maju yang membuang emisi karbon dengan jumlah banyak untuk setidaknya mengurangi dengan alasan kita tinggal di satu bumi.

Sektor Pertahanan dan Kemanan
Semenjak era Globalisasi mulai, kini peran masyarakat Indonesia yang sebelumnya memiliki porsi peran yang besar, kini perlahan semua itu tergantikan oleh Polisi dan Tentara akibat transparansi pola negara yang banyak diketahui negara lain dan memungkinkan untuk mengambil celah yang dapat merugikan Indonesia.

D. Kesimpulan

Globalisasi telah merubah sikap, prilaku, pola berfikir masyarakat Indonesia, dari pengaruh yang tidak sedikit ini, kita sebagai warga negara Indonesia yang cinta, bangga, dan mematuhi segala peraturan perundang-undangan yang ada diwajibkan untuk konsekuen dalam menyaring segala dampak globalisasi, pencegahan sekaligus pananganan yang tepat atas dampak negatif globalisasi harus tetap dipertahankan.


Referensi :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar